TUGAS 7

Organisasi dan Manajemen dalam Konser Musik

Akhir-akhir ini Indonesia kedatangan artis-artis luar negeri yang menggelar konsernya di Indonesia dimulai dari Paramore, Evanesence, Katty Perry, Justin Bieber, Jessie J, Super Junior, dan masih banyak lagi. Biasanya artis yang akan menggelar konser mempunyai fans yang cukup banyak. Para fans pun rela merogoh uang yang tidak sedikit untuk menyaksikan artis idolanya. Sebuah konser musik akan terlaksana dengan sukses apabila didukung oleh komponen-komponen seperti tata suara, tata lampu, tata panggung dan gedung yang baik untuk menunjang penampilan sang artis.

Promotor adalah pelaku yang menghadirkan artis dari luar. Pelaku disini dapat secara individual maupun terdiri dari beberapa orang yang merupakan sebuah tim yang berusaha mensukseskan sebuah konser. Promotor haruslah mempunyai jaringan yang luas agar dapat mengundang artis luar. Selain itu, komunikasi yang baik sangat diperlukan untuk bernegosiasi dengan pihak artis mengenai apapun baik soal honor maupun aksi panggung yang akan ditampilkan. Pengalaman bisnis di bidang ini juga diperlukan agar konser terselenggara dengan lancar.

Peran promotor dalam penyelenggaraan konser musik dimulai dari merencanakan artis mana yang akan menggelar konser, menentukan tempat dan waktu penyelenggaraan konser. Biasanya artis yang mempunyai banyak fans yang dipilih oleh promotor dengan ibukota sebagai tempatnya dan weekend sebagai waktunya dengan pertimbangan akan banyak yang menonton konser tersebut. Didapatlah artis yang akan menggelar konser, pihak promotor harus pandai bernegosiasi dengan pihak artis demi kelancaran konser yang akan digelar. Bukan tanpa hambatan mengundang artis asing untuk datang ke Indonesia, kebanyakan artis tidak mau dengan alasan faktor keamanan untuk itulah disini promotor harus meyakinkan pihak artis bahwa Indonesia sudah jauh lebih aman. Setelah semuanya fix, promotor mengurus perizinan mengenai artis yang akan datang kepada imigrasi, kepolisian dan departemen pariwisata. Untuk itulah promotor harus mempunyai modal yang cukup untuk mengurus itu semua sebelum menyelenggarakan konser tersebut. Barulah promotor melakukan promosi dan melakukan penjualan tiket. Promosi bertujuan agar banyak orang yang membeli tiket dan menonton konser tersebut, disisi lain agar promotor mendapat untung. Harga tiketpun disesuaikan dengan penawaran sang artis dan berbagai biaya produksi. Dalam penjualan tiketpun terkadang ada hambatan misalnya dalam penjualan konser Super Junior kemarin para fans Suju banyak yang kecewa karena tidak mendapat tiket sehingga promotor dengan berunding dahulu bersama pihak artis akhirnya memutuskan untuk menggelar konser Suju selama tiga hari berturut-turut. Agar artis yang didatangkan puas dengan kinerja promotor maka sebisa mungkin menuruti semua permintaan artis mulai dari konsumsi hingga peralatan manggungnya. Pengawasan yang dilakukan promotor agar konser berjalan lancar yaitu dengan memastikan penonton tertib dalam menyaksikan konser tersebut agar artis yang didatangkan pun nyaman.

Kesiapan modal untuk membiayai konser artis asing diperlukan untuk antisipasi bila penjualan tiket tidak mencapai target. Kehadiran sponsor dinilai penting dalam mendukung kelancaran sebuah konser musik. Terlebih, penjualan tiket tidak cukup untuk menutupi biaya yang harus dikeluarkan oleh promotor dalam menyelenggarakan konser musik bertaraf internasional. Tak heran jika dalam setiap kesempatan ada acara pendukung seperti jumpa artis (meet and greet), sesi foto bersama artis (photo session) hingga makan malam bersama (gala dinner). Kegiatan tersebut merupakan salah satu cara promotor dalam menarik sponsor dan menggugah minat penonton untuk membeli tiket. Kesalahan fatal yang seharusnya tidak boleh dilakukan promotor adalah melakukan penjualan tiket sebelum semuanya fix dengan artisnya. Modal utama promotor adalah menjaga kepercayaan publik terhadap konser yang dibuatnya agar konser berikutnya bisa lebih sukses dari sebelumnya.

Menjadi promotor mempunyai resiko yang cukup tinggi salah satunya jika terjadi pembatalan dengan beribu alasan. Kegagalan konser musik membuat konsumen dirugikan karena selain batal memperoleh tontonan yang menarik yang membuat mereka rela mengeluarkan uang cukup banyak untuk menonton idolanya, juga ketika batal pengembalian uang (refund) tiket dari promotor lama dan berbelit-belit. Jika artis yang membatalkannya, pihak promotor akan menerima kembalian uang muka secara utuh 50 persen. Tapi pihak promotor akan rugi jika konser mendadak batal seperti yang terjadi pada konser Lady Gaga karena sebulan sebelum konser, promotor harus membayar sisa uang muka 50 persen. Untuk itulah promotor harus mempunyai manajemen yang baik agar konser yang diselenggarakan berlangsung sukses.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: