Cara Memilih Kampus

Alasan Dasar Mengapa Memilih Sebuah Kampus:
1. Disebabkan oleh Kampus tersebut memiliki gengsi dan namanya terkenal jika bisa kuliah disana bakal bangga banget dengan teman – teman, keluarga dan pacar
2. Ikut – ikutan Kakak atau saudara yang sudah kuliah disana
3. Dipaksa oleh Orang tua atau keluarga untuk kuliah disana
4. ikut – ikutan pacar yang sudah kuliah disana atau pacar juga bakal kuliah disana biar engak jauh dari dirinya
5. Dipaksa oleh pacar agar kuliah disana
6. Kampus tersebut merupakan impian sejak masih sekolah
7. Karena dapat beasiswa dari kampus tersebut


8. Biaya Kuliah dikampus tersebut murah atau memadai dengan kempuan keluarga atau diri sendiri untuk yang sudah berkerja
9. Di tunjuk oleh perusahaan untuk kuliah disana
10. Mumpung ada yang membiayai kuliah disana
11. Kuliah untuk gaya – gayaan tentunya dikampus yang bergengsi misalkan di Kampus UNUD, UI dan IKIP
12. Biar keluar dari rumah aja alias cari kesibukan saja namum bisanya bertahan kuliah selama 3 Semester
13. Cari pacar di kampus sambil kuliah Contohnya : Kuliah di UNUD di Fakultas Ekonomi atau Fakultas Kedoketeran karena cowoknya ganteng – ganteng or ceweknya cantik – cantik dan tajir (orang tuanya kaya) sehingga kesempatan untuk Madecer (Masa depan cerah) tuh jadi jika Pingin cari pacar sebaiknya jangan kuliah di kampus yang sepi peminatnya apa lagi yang kurang bergengsi bakal dapat pacar yang Madesu (Masa Depan Suram)
14. Ikut – ikutan Teman yang juga bakal kuliah disana biar ada temannya namuan kenyataannya banyak pada saat kuliah teman lama jarang berkomunikasi kecuali bisa satu kelas
15. Harapan jika kuliah disana bakal mendapatkan masa depan yang cerah bila tamatan kampus tersebut
16. Karena ada keluarga yang berkerja atau menjabat dikampus tersebut
17. Untuk mencari dan mengembangakan prestasi baik sebagai atlet Olahaga (misalkan : Prisai diri, Basket, Bela diri, Organisasi, seni, Bola Volly dan Sepak Bola) maupun prestasi lainnya
18. Sebagai media atau alat untuk mengejar cita – cita
19. Karena kebetulan lulus seleksi dalam ujian masuk
20. Tidak ada pilihan lain selain kuliah disana

Tips Awal Untuk Memilih Kampus yang paling penting
1. Anda harus menentukan Pilihan mau ambil Fakultas apa? dan Jurusan apa?
2. Anda harus menentukan mau jadi apa nantinya apakan menjadi seorang dokter, Seorang insinyur Pertanian, insinyur Teknologi, Insinyur Banguan, atau ingin menjadi seorang Guru, bahkan ingin menajadi seorang ekonom, Marketing, Akuntan Publik, Seorang Pengusaha dan lain – lain
3. Cari info Kampus – Kampus yang anda pilih baik yang favorit maupun karena Fakultas, Jurusan yang anda inginkan atau yang sudah anda putuskan
4. Sebaiknya anda tidak memilih Kampus karena alasan pacar anda kuliah di kampus yang sama atau karena pacar memilih kampus tersebut dan anda ikut kuliah disana sebab kebanyakan dari mereka yang kuliah dikampus yang sama akan putus pada saat selesai OSPEK atau pun baru menginjak Semester Pertama (Semester I) 2 – 3 Bulan pertamalah
5. Jangan Memilih kampus karena ikut – ikutan dengan teman anda kalo tidak sesaui karena banyak sekali mahasiswa yang akhirnya berhenti kuliah gara – gara tidak sesuai dengan kemampuan, tidak menyenangkan kuliahnya alis bosan, Salah pilih jurusan, salah pilih Fakultas, salah Pilih Kampus, engak ada teman dan lain – lain maka sebaiknya anda yakin dulu baru memilih, kalo ada teman lama Semasih SMA atau Semasih SMP anggap saja anugrah, kalo tidak anggap saja cari teman baru lagi

Tips Memilih Kampus yang Baik dan Tidak Bermasalah nantinya
1. Cari Info dari Keluarga, Sahabat, dan Teman yang Kuliah di Kampus yang anda inginkan atau mungkin yang di rekomendasikan oleh orang – orang terdekat anda
2. Cari Info Dari Alumni yang baru lulus dari Kampus tersebut agar infomasi yang anda dapatkan fresh apa lagi anda bisa bertemu dengan Alumni yang Aktif selama kuliah disana karena pastinya anda akan mendapatkan informasi Plus plus dimana bukan hanya baiknya saja yang dikasih tahu juga yang buru – buruknya juga tapi itu tergantung pada anda pintar – pintarnya ngomong hehe
3. Tanyakan Kurikulumnya kepda orang – orang yang kuliah disana baru ke pada bagian pendaftarannya
4. Jika ada Penempatan kerja, Tanyakan kepada Alumni yang sudah Berkerja dari hasil penempatan kerja dari kampus tersebut atau alumni yang masih magang agar anda bisa mengetahui alasan mengapa di tempatkan kerja disana karena banyak sekali lembaga Kampus yang menempatkan kerja asal – asalan, asal kerja, asal udah tersalurkan engak peduli melenceng atau engak nyambung dari Kurikulum kuliahnya / Program Jurusannya
5. Waspadai Kampus yang memberikan Jaminan Kerja atau Magang kerja bisanya mahal atau hanya sekedar pormosi dan walaupun berkerja, Gaji yang di Terima adalah dari biaya selama kuliah dikampus tersebut dan bisanya Masa kerjanya adalah Selama 3 Bulan (yang penting sudah ditempatkan kerja mau lama atau pun sebentar yang penting bagi lembaga adalah penempatan kerja)
6. Hati – hati bila menerima surat dari Kampus yang tidak jelas maksudnya anda sendiri tidak pernah mendengar bahkan mendaftarkan diri ke kampus tersebut namun tiba – tiba anda diberikan ucapan Mislkan “Selamat anda Diterima di kampus UNHI”. bisanya ini merupakan jebakan agar anda mendaftar ke kampus tersebut.
7. Kampus yang sepi Peminatnya, Kualitas dari kampus tersebut perlu di pertanyakan
8. Cek Latar Belakang dari Pimpinan dan Dosennya apakah orang yang Profesional atau cuman nampang gelar atau pernah bermasalah (kriminal, Koruptor) dan jangan mengecek di web Resmi Kampus Tersebut karena isinya banyakan bohong, sebaiknya cek di Web/ blog Community dari kampus tersebut karena isinya pasti jujur tentang permasalahan dari Pejabat Kampus
9. Cek Status Akreditasinya yang paling bagus adalah Akreditasi “A” walupun didapat dengan cara menyogok para Team Peniliai Akreditasi Kampus namun untuk mendapatkan Akreditasi “A”-nya perlu pertimbangan yang matang baik dari Lembaga kampus maupun dari Team Penilai (Jika Team Penilai salah maka bakal dipecatkan?)
10. Cek Fasilitasnya apakah mendukung, sesuai atau tidak jangan percaya dengan isi Brosurnya yang sering kali membohongi
11. Cek Prospek Ke Depannya jika anda kuliah di Kampus / Universitas tersebut
12. Tanyakan Komposisi dari Perkuliahannya apakah Teori lebih banyak atau kah Praktek yang lebih banyak bisanya perbandingannya 40% berbanding 60 % baik teori maupun prakteknya (khusus pada Kampus yang menyediakan Penempatan kerja dan hal ini jarang pada program S1)
13. Cari Informasi Dari Dunia Internet juga agar lebih jelas, tapi ingat jangan berkunjung terlebih dahulu di Web Resminya atau pun situ Resmi dari Kampus tersebut tetapi anda harus melihat juga blog para mahasiswanya dan Blog kommunitasnya agar anda dapat membandingkan antara kejujuran yang dialami oleh para Mahasiswanya yang kuliah disana dengan kembohongan yang lembanga kampus sebarkan di Internet dengan tulisan – tulisan bohongnya, lalu anda nilai sendiri tentang kampus tersebut
14. Jangan Tergiur begitu saja dengan Beasiswanya karena pastinya ada tapinya misalkan : Beasiswa 353 sampai tamat tapi uang SKS, UTS, UHS dan lain – lain bayar cuman SPPnya engak. Umumnya kata tapinya disembunyikan atau tidak ditampilkan baru ditampilkan setelah anda masuk baik pas OSPEK maupun pas anda Mulai Kuliah disana
15. Kampus Yang bisanya anda beasiswanya yang banyak adalah kampus yang sangat buruk atau kurang memiliki kompontensi dengan kampus yang lain
16. Jika anda sudah matang dengan pilihan anda sebaiknya anda mendaftar segera agar anda mendapatkan Biaya promosinya jika ada
17. Jika Test masuknya dari kampus yang anda pilih ketat maka anda harus mendaftar lebih dari 2 kampus agar anda lebih banyak pilihan jika anda lulus test maupun tidak lulus test. misalkan dari 10 Kampus yang anda daftar paling tidak anda akan lulus Test 5 kampus sisanya tidak lulus, sehingga anda bisa memilih dengan leluasa dan santai dari 5 kampus tersebut
18. Hati – hati dengan penanda tangan surat karena bisanya ada jebakanya seperti surat sumbangan kepada lembaga kampus setelah ditanda tangani anda akan dituntut ini dan itu
19. Cari infomasi tentang Biaya kuliah dan pembayarannya biasanya ada jebakannya misalkan anda melihat di brosur atau di Surat seperti pembayaran sebesar Rp 5.000.000,- nantinya anda akan ditagih lagi dengan biaya ini dan itu dan bila anda komplain maka anda bisa saja di serang balik dengan kata – kata Misalkan : “Apakah anda tidak lihat di brosur / disurat? kan disana tertulis pada tanda * (tanda bintang) dan tertulis bahwa (tulisannya bisanya kecil banget) hanya untuk pembayaran di awal Kuliah”
20. Jangan Tergiur diawal hanya karena iklan di TV, DI Radio, Di Baliho, di Brosur, Di Famplet – famleu tapi anda harus mencari informasi terlebih dahulu agar anda tidak terjebak nantinya khususnya bagi orang tua Calon Mahasiswa dan untuk Calon Mahasiswa itu sendiri
21. Jangan Cepat terpanah pada omongan marketing dari lembaga kampus anda harus sadar dan melihat sisi lain dari kampus tersebut dan tanyakan semua yang menganjal di hati anda (tanyakan Seperti seorang detektif karena bisanya marketing pandai membalikan kata – kata)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: